CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA) - DPRD Kabupaten Cirebon mendorong penguatan peran Bagian Perekonomian Setda dalam menjaga stabilitas dan kinerja ekonomi daerah.

Terutama di tengah potensi tekanan inflasi dan dinamika global yang berpengaruh terhadap harga kebutuhan masyarakat.

Dorongan tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Cirebon Tahun Anggaran 2026 bersama Bagian Perekonomian Setda.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Cakra Suseno, menegaskan bahwa Bagian Perekonomian memiliki peran strategis dalam memastikan roda ekonomi daerah berjalan optimal.

Ia menyebut, fungsi utama bagian tersebut mencakup pembinaan ekonomi mikro dan kecil, pengelolaan sumber daya alam (SDA), pengendalian inflasi, hingga pengawasan investasi daerah.

“Dengan fungsi yang strategis itu, memastikan roda ekonomi daerah tetap stabil dan tumbuh menjadi tugas pokok yang harus dijalankan secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan ekonomi ke depan tidak ringan, terutama dengan adanya potensi inflasi energi yang dapat berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa akibat dinamika geopolitik global.

Karena itu, ia meminta agar Bagian Perekonomian Setda mengambil langkah konkret dan antisipatif guna meminimalisir dampak terhadap masyarakat.

Selain pengendalian inflasi, DPRD juga menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Monitoring dan evaluasi terhadap kinerja BUMD harus diperkuat agar kontribusinya terhadap PAD bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Senada, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan, menekankan pentingnya perumusan kebijakan teknis yang adaptif di sektor ekonomi.

Ia menilai, sektor strategis seperti perbankan, investasi, pertanian, perdagangan, hingga pariwisata harus dikelola secara terintegrasi agar mampu menjaga ketahanan ekonomi daerah.

“Koordinasi dan sinkronisasi program antarperangkat daerah menjadi kunci agar kebijakan ekonomi sejalan dengan arah pembangunan yang ditetapkan kepala daerah,” katanya.

Aan berharap, evaluasi dalam rapat LKPJ ini mampu meningkatkan kinerja Bagian Perekonomian sehingga ekonomi Kabupaten Cirebon dapat tumbuh lebih kompetitif dan berbasis potensi lokal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono, menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif dari DPRD.

Ia menilai, evaluasi tersebut menjadi bahan penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas ke depan.

“Seluruh masukan akan kami inventarisir sebagai rujukan dalam perumusan kebijakan ekonomi ke depan agar lebih tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.***